Tampilkan postingan dengan label Film Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2016

Soekarno : Indonesia Merdeka (2013) DVD-Rip

Release Date: 11 December 2013 (Indonesia) Genre: Drama | Biography Cast: Ario Bayu, Maudy Koesnaedi, Lukman Sardi, Tika Bravani, Ferry Salim, Tanta Ginting Quality: DVDRip Language: Indonesian Encoder: @Ganool Source: DVD9 Retail

Release Date: 11 December 2013 (Indonesia)
Genre: Drama | Biography
Cast: Ario Bayu, Maudy Koesnaedi, Lukman Sardi, Tika Bravani, Ferry Salim, Tanta Ginting
Quality: DVDRip
Language: Indonesian

Dulunya bernama Kusno. Karena sakit-sakitan, oleh bapaknya nama Kusno diganti dengan Sukarno. Umur 24 tahun Sukarno berteriak : Kita harus merdeka sekarang! Akibatnya dia dipenjara. Dituduh menghasut dan memberontak seperti Komunis. Dia makin menggugat. Pledoinya “Indonesia Menggugat” di pengadilan membuat dia dibuang ke Ende, lalu Bengkulu.


Download :
4SHARED - 600 MB
MEDIAFIRE - 600MB

V

Jenderal Soedirman (2015) TV-Rip


jenderals.jpeg

INFO VIDEO

- Tanggal Rilis : 27 Agustus 2015

- Negara : Indonesia

- Genre : Biography | Drama |War

- Kualitas : TVRip

- Durasi : 1 jam 57 menit

- Dibintangi : Adipati Dolken, Mathias Muchus, Ibnu Jamil, Baim Wong

- Disutradarai : Viva Westi



SINOPSIS


Film JENDERAL SOEDIRMAN bercerita tentang penghianatan Belanda yang menyatakan secara sepihak sudah tidak terikat dengan perjanjian Renville, sekaligus menghentikan gencatan senjata atau perdamaian yang telah disepakati sebelumnya.

Pada tanggal 19 Desember 1948, Jenderal Simon Hendrik Spoor Panglima Tentara Belanda memimpin Agresi militer ke II menyerang Yogyakarta yang saat itu menjadi ibukota Republik Soekarno dan Hatta ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka. Jenderal Soedirman yang sedang didera sakit berat melakukan perjalanan ke arah selatan dan memimpin perang gerilya selama tujuh bulan. Belanda menyatakan Indonesia sudah tidak ada. Dari kedalaman hutan, Jenderal Soedirman menyiarkan bahwa Republik Indonesia masih ada, kokoh berdiri bersama Tentara Nasionalnya yang kuat.

Ia berhasil membuat Jawa menjadi medan perang gerilya yang luas, membuat Belanda kehabisan logistik dan waktu. Akhirnya TNI dan rakyat yang memenangkan perang. Dengan ditanda tangani Perjanjian Roem-Royen, Kerajaan Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia seutuhnya.



SCREENSHOT


645x430-film-jenderal-soedirman-dan-perj

film-jenderal-soedirman-dan-perjuangan-t

film-jenderal-soedirman-dan-perjuangan-t


MP4 (643MB)
Link Download : [UPFILE] | [UPLOAD]

Minggu, 25 September 2016

Download Film Guru Bangsa : Tjokroaminoto 2015 720p



Setelah lepas dari era tanam paksa di akhir tahun 1800, Hindia Belanda memasuki babak baru yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakatnya, yaitu dengan gerakan politik etis yang dilakukan oleh pemerintah Belanda. Tetapi kemiskinan masih banyak terjadi. Rakyat banyak yang belum mengenyam pendidikan, dan kesenjangan sosial antaretnis dan kasta masih terlihat jelas.

Oemar Said Tjokroaminoto (Tjokro) yang lahir dari kaum bangsawan Jawa di Ponorogo, Jawa Timur, dengan latar belakang keislaman yang kuat, tidak diam saja melihat kondisi tersebut. Walaupun lingkungannya adalah keluarga ningrat dengan hidup yang nyaman dibandingkan rakyat kebanyakan saat itu, ia berani meninggalkan status kebangsawanannya dan bekerja sebagai kuli pelabuhan dan merasakan penderitaan sebagai rakyat jelata.

Tjokro berjuang dengan membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi bumiputera pertama terbesar kala itu, sehingga bisa mencapai 2 juta anggota. Ia berjuang menyamakan hak dan martabat masyarakat bumiputera di awal 1900 yang terjajah. Perjuangan menjadi benih lahirnya tokoh dan gerakan kebangsaan.

Tjokro yang intelektual, pandai bersiasat, mempunyai banyak keahlian, termasuk silat, mesin, hukum, penulis surat kabar yang kritis, orator ulung yang mampu menyihir ribuan orang dari mimbar pidato, membuat pemerintah Hindia Belanda khawatir, dan membuat mereka bertindak untuk menghambat laju gerak Sarekat Islam yang pesat. Perjuangan Tjokro lewat organisasi Sarekat Islam untuk memberikan penyadaran masyarakat, dan mengangkat harkat dan martabat secara bersamaan, juga terancam oleh perpecahan dari dalam organisasi itu sendiri.

Rumah Tjokro di Gang Peneleh, Surabaya, terkenal sebagai tempat bertemunya tokoh-tokoh bangsa Indonesia kelak. Di rumah sederhana yang berfungsi sebagai rumah kos yang di bina oleh istrinya, Suharsikin, Tjokro juga mempunyai banyak murid-murid muda yang pada akhirnya menetas, memilih jalan perjuangannya masing-masing, meneruskan cita-cita Tjokro yang mulia untuk mempunyai bangsa yang bermartabat, terdidik, dan sejahtera. Salah satu muridnya di Soekarno yang kelak menjadi proklamator kemerdekaan Republik Indonesia.

Link Download

Part I

Part II

Download Film Rudy Habibie (Habibie & Ainun 2) 2016 WEBDL


Rudy Habibie merupakan sebuah film drama Indonesia 2016 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film tersebut merupakan prekuel dari Habibie & Ainun. Film tersebut dibintangi oleh Reza Rahadian, Chelsea Islan, Boris Bokir, Ernest Prakasa, Pandji Pragiwaksono, Rey Bong dan Bastian Bintang Simbolon.


Link Download

(500mb)

Selasa, 31 Mei 2016

Download Film Sepatu Dahlan (2014) WEB-DL

Sepatu Dahlan (2014) 480p WEB-DL 400MB

Produser Rizaludin Kurniawan, Deden Ridwan
Sutradara Benni Setiawan
Penulis Benni Setiawan, Khrisna Pabichara
Tanggal edar Thursday, 10 April 2014
Pemeran Aji Santosa, Donny Damara, Kinaryosih

Sinopsis :

“Hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya,” begitulah prinsip Dahlan. Ia tidak pernah berhenti bermimpi untuk memiliki sepatu dan sepeda. Kemiskinan yang dirasakannya, tidak menyurutkan semangat Dahlan untuk tetap bersekolah meski harus bertelanjang kaki, berjalan puluhan kilometer untuk sampai di pesantren Takeran. Dan tak jarang kakinya melepuh bahkan lecet.

Dahlan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Dua kakak perempuannya bersekolah di perguruan tinggi dan adiknya, Zain masih sekolah di SR. Ayah Dahlan bekerja serabutan sedangkan Ibunya adalah pembatik di desanya. Mereka tinggal di Kebon Dalem, sebuah kampung yang menyimpan banyak kenangan.

Saat lulus dari Sekolah Rakyat, dengan 3 nilai merah yang menghiasi rapotntya, Dahlan merasa gagal, tidak bisa membuat orang tuanya bangga. Bahkan ayahnya terlihat sangat kecewa. Pupus sudah cita-cita Dahlan untuk melanjutkan sekolah ke SMP Magetan. “..Tapi di mana pun sekolahnya, yang penting adalah niat belajarnya..” nasehat ibu Dahlan yang membesarkan hatinya.

Semenjak kelas II, Dahlan mulai aktif dalam organisasi dan kegiatan sekolah. Dahlan terpilih sebagai kapten tim bola voli MTs Takeran. Hingga pada suatu hari Dahlan dan tim bola volinya dapat mengikuti perlombaan bola voli ditingkat Kabupaten Magetan. Saat itulah keinginan akan sepatu makin besar. Tapi ibu yang sangat ia cintai, tiba-tiba jatuh sakit karena bekerja terlalu keras. Ditengah kesulitan itu, Dahlan harus berjuang untuk menjaga adiknya dan mengejar mimpinya.

Beginilah hidup Dahlan, penuh keterbatasan. Namun keterbatasannya ini tidak membuatnya jatuh dan terpuruk, justru menjadi sebuah penyemangat hidup untuk lebih baik dan dapat membanggakan sekelilingnya. Keterbatasan sebenarnya akan menjadi sesuatu yang indah, tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Download :

Senin, 30 Mei 2016

Download Film Garuda 19 WEB-DL







Release Date : 09 Oktober 2014
Produser : Putut Widjanarko, Avesina Soebli
Sutradara : Andibachtiar Yusuf
Penulis : Andibachtiar Yusuf, Swastika Nohara, Rudi Gunawan, Guntur Cahyo Utomo
Pemeran : Mathias Muchus, Yusuf Mahardhika, Sumarlin Beta, Rendy Ahmad

Sinopsis :


Gelaran Piala AFF U-19 2013 di Sidoarjo. Garuda 19 berhasil menekuk Vietnam lewat adu penalti (7-6) di partai puncak dan berhak membawa pulang piala resmi pertama yang didapatkan timnas Indonesia sejak 22 tahun yang lalu.

Terbayang kembali jejak jejak para punggawa Garuda 19, ketika mulai direkrut Indra Sjafri dan tim pelatih. Ditengah perseteruan dualisme federasi, semuanya serba apa adanya, fasilitas dan dana yang minim. Namun tidak membuat gentar Indra Sjafri dkk. Mereka yakin ada bibit hebat pesepakbola tersebar di Nusantara.

Perjalanan ini pun dirasakan oleh seluruh pemain, seperti Yazid, (anak muda asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara), Sahrul (anak Ngawi, Jawa Timur) dan Yabes (anak Alor, Nusa Tenggara Timur). Alam seakan membentuk mereka sebagai pemain bola. Yabes selalu berlari setiap habis berlatih bola dari lapangan di kota Alor menuju rumahnya di pegunungan. Yazid yang senang berenang dan bermain bola di pasir pantai. Dan Syahrul yang mengasah talentanya lewat pertandingan antar kampung (Tarkam).

Indra Sjafri dan tim pelatih menjemput mereka menjadi bagian bersama Evan Dimas dan kawan kawan dalam Garuda 19. Mereka sama sama merasakan kepahitan dan kegembiraan selama pemusatan latihan. Coach Indra Sjafri dan tim pelatih lainnya harus menaikan mental dengan menyuntikan semangat membatu. Termasuk bagaimana situasi perang urat syaraf ketika melawan Korea Selatan untuk menentukan nasib mengikuti Piala Asia pada Oktober 2014

Download :

Rabu, 18 Mei 2016

Download Film Dibalik 98 TVRip






Film Indonesia Terbaru sebagai pusat Box Office Film Indonesia adalah Film Dibalik 98. Film dibalik 98 ini merupakan salah satu film yang paling ditunggu dan banyak permintaan atau request film dibalik 98. Film ini sendiri masih belum release dalam bentuk DVD atau itunes (sepertinya MNC Pictures memang jarang merelease filmnya dalam bentuk DVD).


Film Indonesia terbaru Dibalik 98 ini merupakan film yang disutradarai oleh Lukman Sardi dengan kualitas film TVRIP. Film bergenre drama yang diproduseri oleh Affandi Abdul Rachman ini baru tayang perdana di RCTI kemarin tanggal 12 Mei 2016. Film ini sendiri release perdana di bioskop Indonesia pada tanggal 15 Januari 2015. Butuh waktu 1 tahun 4 bulan film ini baru release di TV Nasional. Film ini juga dibuat berdasarkan true event yaitu berdasarkan kejadian di bulan Mei tahun 1998. Semua orang pasti tahu mengenai kejadian waktu itu. Film ini menggambarkan tentang kejadian bulan Mei tersebut.

Movie Title : Dibalik 98
Genre : Drama | Thriller
Sutradara : Lukman Sardi
Produser : Affandi Abdul Rachman
Produksi : MNC Pictures
Rilis : 15 Januari 2015
Language : Indonesia
Country : Indonesia
Movie Quality : TVRIP


Pemeran Film Dibalik 98 (2015) :
Chelsea Islan
Boy William
Alya Rohali
Fauzi Baadilla
Verdi Solaiman
Donny Alamsyah

Sinopsis Film Indonesia Terbaru Dibalik 98 TVRIP.


JAKARTA 1998

Latar belakang krisis moneter membuat hampir semua orang menjadi panik dan berada dalam ketakutan. Warga kebingungan dengan situasi negara yang genting, gerakan gabungan mahasiswa seluruh Indonesia yang menuntut turunnya presiden Soeharto.

Dengan puncaknya pada 13-14 Mei saat Tragedi Trisakti terjadi. Tragedi kelam bangsa ini.

Ditengah kondisi yang penuh ketidakpastian, presiden Soeharto memutuskan untuk tetap pergi ke Kairo menghadiri KTT G-15. Sementara itu wakil presiden B.J Habibie dikejutkan oleh insiden penembakan di Trisakti yang berbuntut pada terjadinya kerusuhan besar, kenapa hal ini bisa terjadi?

Di balik tragedi yang kelam itu ada kisah lain, kisah sebuah keluarga yang tercerai berai dan kisah sepasang kekasih yang terpisahkan.

BAGUS (26), seorang Letnan Dua, berada dalam situasi bimbang ketika harus berhadapan dengan situasi yang luar biasa. Tanggung jawab sebagai petugas pengamanan harus berbenturan dengan kewajiban utamanya untuk menjaga, SALMA (23) seorang pegawai Istana negara, sang istri yang sedang hamil besar.

Sayangnya, Salma harus berada dalam situasi tidak kondusif dan berbahaya ketika ia terjebak kerusuhan dan dinyatakan hilang. Hati Bagus yang bimbang, berubah menjadi hancur ketika ia harus menerima kenyataan tersebut. Apalagi ditambah dengan tekanan dari atasan Bagus yang menyatakan bahwa sebagai prajurit harus mengutamakan tugas dan sebagai laki-laki pantang untuk menjadi cengeng hanya karena peristiwa kecil.

Sementara kerusuhan yang terjadi memaksa presiden Soeharto untuk pulang dari Kairo lebih awal. Pemerintah dihadapkan pada situasi yang sulit. Tokoh masyarakat dan beberapa perwakilan Ormas secara langsung meminta presiden Soeharto mundur. Namun ia tak bergeming dan berencana membentuk komite dan kabinet reformasi untuk menjawab tuntutan tersebut.

Sementara itu, nasib baik yang enggan untuk berpihak kepada Bagus. DIANA (20), adik iparnya, aktivis reformasi mahasiswa, harus berbenturan pendapat ketika mengetahui Salma kakaknya hilang di tengah peristiwa kerusuhan. Tidak mau kalah dan saling lempar tuduhan, Diana pun menuduh Bagus tidak bisa menjaga Salma. Bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga pula, tidak ada kata solusi ketika berbicara dengan Diana, hanya caci maki dan umpatan yang Bagus dapat.

Keadaan semakin pelik ketika DANIEL (20) pacar Diana, seorang keturunan Tionghoa yang juga ikut berjuang menuntut perubahan harus kehilangan Ayah dan Adiknya dalam kerusuhan 14 Mei. Bahkan Daniel hampir terjebak sweeping warga yang menyaring orang-orang Non Pribumi, yang saat itu menjadi puncak issue rasial di Indonesia. Untungnya Daniel selamat dan menemukan keluarganya lalu ikut Exodus meninggalkan Indonesia.

Di sisi lain upaya presiden Soeharto membentuk komite dan kabinet reformasi tidak mendapat tanggapan positif. Bahkan ketua MPR Harmoko meminta presiden dengan arif dan bijaksana untuk mengundurkan diri. Selain itu ada 14 menteri menolak tergabung dalam kabinet reformasi.

Pencarian Bagus terhadap Salma membuahkan hasil, Salma terselamatkan dan terbawa ke sebuah rumah sakit. Di saat detik kelahiran anak pertamanya, Bagus dan Diana menemukan Salma. Bayi yang mereka nantikan pun harus dilahirkan ketika perjuangan reformasi beru lahir.

JAKARTA 2015

17 Tahun berlalu Daniel kembali ke Jakarta dengan membawa abu kremasi Ayahnya. Ayahnya yang begitu mencintai Indonesia, hingga ia ingin beristirahat untuk selama-lamanya di tanah kelahirannya itu.

Daniel pun berhasil menemukan Diana. Keduanya masih memiliki semangat yang sama untuk melanjutkan semangat reformasi, semangat perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.

Sementara Screenshot dulu






Download :


TVRip :
Openload 1080p (MP4)
Openload 720p (MP4)

Minggu, 06 Maret 2016

Analisa Film G 30 S/PKI



Sepanjang hidup saya hanya ada dua film yang paling saya suka, Forrest Gump dan G 30 S/PKI ala Arifin C Noer. Forrest Gump saya suka karena kedalaman makna filosofinya dalam persoalan bakti kepada negara. 'Orang yang tulus berbakti pada negara tanpa imbal balik apapun hanya bisa dilakukan oleh orang dungu' sementara dalam film G 30 S/PKI yang paling saya suka sinematika-nya, inilah film terbaik sejarah yang saya pernah tonton bila dilihat dari sisi filmis-nya. Mulai dari pemeran-pemerannya yang sangat natural, mirip, penempatan dan setting dalam memulai narasi.

Nah persoalan narasi ini setelah dewasa saya baru memahami bahwa memang film ini adalah film yang tidak jujur, tapi pengarah film ini sangat baik dalam mengelola jalan cerita termasuk unsur pemaknaan yang ada dalam film tersebut. Ada beberapa hal yang saya catat dalam film ini yang kemudian menggiring bahwa G 30 S/PKI adalah sebuah peristiwa kekejaman yang 'seakan-akan terjadi hanya disebabkan dari "Pihak Sana" bukan sebagai rangkaian cerita dialektis saling mempengaruhi antara "Pihak Sana" dan "Pihak Sini". Narasi itu tergambar sebagai berikut :

1. Penggambaran Bung Karno sakit keras :

Sukarno adalah pribadi yang hidup, jiwanya bergelora tapi dalam film itu ia digambarkan sedang sakit keras, semangat hidupnya nyaris tak ada. Di dalam cerita ini pemeran Bung Karno, Umar Khayam kerjanya hanya di tempat tidur atau berjalan seperti orang bingung. Bahkan adegan pertama dimulai dengan penggambaran sakitnya Bung Karno.

Pesan dari tampilnya Bung Karno yang sakit ini adalah "Raja Sedang Sakit" dalam negara yang demokrasinya gagal, sakitnya raja akan selalu melahirkan suasana kalut, takut, dan mencekam karena akan terjadi bayangan perang suksesi. Disini yang siap dalam perang suksesi adalah PKI yang selalu digambarkan rapat terus menerus. Padahal di masa terjadinya Penculikan Untung sebelum dan sesudah Bung Karno dalam kondisi bugar, ia bagai banteng ketaton jadi penggambaran Bung Karno di dalam ranjang yang kusam adalah sebuah pesan sesuai dengan jalan cerita yang diinginkan oleh pembuat film dan penyokong fim itu.

2. Setelah adanya tampilan raja sakit itu, kemudian digambarkan dua sisi masyarakat, satu kelompok kelas menengah yang isinya seorang laki-laki pensiunan bicara terus menerus dengan isteri dan anaknya yang sedang latihan drumband dengan mengetuk-ngetukkan meja. Dan penggambaran kedua adalah orang Miskin, gelandangan yang baru tiba di Jakarta. Pesan dari film ini adalah masyarakat terdidik resah dengan kondisi negara yang kacau balau sementara rakyat gelandangan ada dimana-mana. Kontras semakin bisu setelah penggambaran Istana Sukarno dengan tampilan gelandangan, secara tersembunyi film itu ingin mengesankan bahwa Sukarno yang hidup bagai raja, sementara rakyatnya tidur di pinggir jalan dan kelaparan. Padahal realitasnya di jaman itu Sukarno begitu dielu-elukan rakyatnya, walaupun rakyatnya miskin tapi jiwa rakyat masih mendukung Bung Karno sebagai pemimpin mereka, bahkan di saat itu Bung Karno berdiri di pihak rakyat jelata berhadap-hadapan vis a vis dengan kelompok elite yang secara status quo menolak revolusi Bung Karno yang mengganggu kenyamanan mereka.

3. Rapat-rapat PKI dan asap rokok terus menerus. Digambarkan dalam rangkaian sebelum kejadian penculikan rapat-rapat PKI terjadi, dan asap mengepul dimana-mana. Pesan dari adegan ini adalah seluruh gerakan dari semua proses dialektis politik seakan-akan terjadi karena PKI, PKI dianggap sebagai pusat penyadaran dari aktivitas Pra Penculikan para Jenderal. Padahal sebelum terjadinya gerakan Untung, kegiatan intelijen tidak hanya dilakukan PKI, bahkan PKI sendiri masih bagian kecil dari gerakan itu. Gerakan intel ada yang dari kelompok Bandrio melalui BPI, gerakan Angkatan Darat lewat segala macam move politiknya, gerakan Partai-Partai Politik baik yang sudah disortir macam PSI lewat Gemsos-nya dan pelarian di luar negeri yang membangun jaringan politik internasional, Masyumi yang habis gara-gara PRRI kemudian digantikan posisinya oleh NU, HMI yang bertahan dari ancaman DN Aidit untuk dibubarkan, Gerakan Ganjang Malaysia yang lagi seru-serunya, Sosialisasi Angkatan Ke V yang ditolak Yani, Gerakan diam-diam Nasution yang juga menggunakan agen intel bernama Oejeng Suwargana (banyak diceritakan baik oleh Rosihan Anwar ataupun AM Hanafi), Ditemukannya rekaman rencana Dewan Djenderal oleh beberapa orang Partai yang memuat nama S Parman, dipersiapkan sebagai Jaksa Agung dan banyak lagi selentingan-selentingan yang memang wajar di masa semuanya bersiap dalam pertarungan politik di masa revolusi Sukarno. Tapi yang jelas PKI bukanlah satu-satunya pusat dari pertarungan itu.

4. DN Aidit dan asap rokok. Digambarkan DN Aidit sebagai seorang perokok, padahal yang perokok bukanlah DN Aidit tapi pemeran DN Aidit dalam film itu : Syu'bah Asa. Hanya saja sebagai penguatan karakter orang yang sedang membangun rencana maka asap rokok diperlukan untuk menjadi sebuah arahan bagaimana orang sedang berpikir keras untuk membangun rencana jahatnya sesuai dengan keinginan pembuat film. Dalam peran antagonis di film ini, rokok menjadi salah satu blocking yang menarik.

3. Hadirnya Suharto yang tiba-tiba. Dalam film itu setelah penculikan Untung Suharto ada secara tiba-tiba. Di awal-awal sebelum penculikan seakan-akan Suharto tidak ada dan tidak berperanan. Film ini ingin memesankan : Suharto tidak tahu menahu soal perencanaan dan tidak bermain di prolog Gestapu dan film ini berakhir dalam adegan penggalian lobang buaya dan ditambahi suara rekaman AH Nasution. Film ini hanya menekankan pada aksi penculikan, makanya setelah film G 30 S/PKI sebenarnya ada film lanjutan judulnya 'Supersemar' tapi entah kenapa film lanjutan itu tidak jadi dipertunjukkan, oleh sebab memang penyimpangan Suharto yang paling utama terjadi setelah pasca penculikan seperti penafsiran masalah Supersemar. Padahal dalam kejadian sebenarnya Suharto juga berperanan dalam prolog kejadian Untung seperti : Suharto memerintahkan dengan mengeluarkan radiogram no. T 220/9 pada tanggal 15 September 1965 dan radiogram lanjutan T 230/9 Yon 530 Brawijaya dan Yon 454 'Banteng Raiders' Diponegoro untuk datang ke Jakarta dengan kelengkapan penuh. Sementara pada tanggal 29 September 1965 Suharto melakukan inspeksi ke Pasukan tersebut. Dua Batalyon yang datang inilah yang kemudian terlibat dalam peristiwa penculikan Untung. Selain Resimen Cakrabirawa yang juga digunakan oleh Letnan Kolonel Untung untuk melakukan pekerjaan gilanya. Jadi hadirnya Suharto dalam peristiwa G 30 S/PKI bukanlah tiba-tiba apalagi pada tahun 1978 pada Pledoi Kolonel Latif dinyatakan Suharto dua kali dilapori oleh Latif tentang rencana operasi Latif ini dan Suharto sudah mendapatkan kabar, tapi ini sama sekali tidak pernah ada adegan dalam film itu.

5. Film ini tidak secara jelas siapa yang memerintahkan membunuh para Jenderal itu.

Artinya film G 30 S/PKI yang sangat indah dalam filmis dan wajib tonton lebih menekankan pada histeria massa. Ketakutan-ketakutan yang ditimbulkan seperti peristiwa penginjakan Al Qur'an dan segala macam bentuk kemuraman yang mengelilinginya. Film itu berakhir dengan datangnya fajar dimana gelandangan tadi melihat Jakarta yang cerah seakan-akan hadir sebuah jaman baru. Dari sisi filmis inilah film sejarah terbaik sepanjang masa karena mampu menyodorkan semua pesan dari pembuat film kepada massa. Hanya saja dikemudian waktu manusia Indonesia semakin cerdas tapi sebagai rujukan membuat film sejarah maka film inilah yang harus kita perhatikan sebagai referensi penting.


source : fanpage Indonesia Jaman Dulu